ITB Tanah Merah – Bupati Boven Digoel menegaskan pentingnya kinerja cepat, responsif, dan penuh tanggung jawab dari seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), honorer, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel di halaman Kantor Bupati Boven Digoel. Senin (12/1/26)
Dalam arahannya, Bupati secara tegas menyampaikan bahwa kualitas kerja dan kecepatan dalam merespons situasi daerah menjadi hal utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia bahkan menyebutkan bahwa apabila regulasi memungkinkan, dirinya tidak ragu mengangkat honorer maupun PPPK yang memiliki kinerja baik untuk menduduki jabatan strategis.
“Kalau ada aturan yang memungkinkan honorer atau PPPK diangkat menjadi kepala dinas, saya angkat. Yang penting kerja, bukan status,” tegas Bupati.
Menurut Bupati, masih terdapat sejumlah kepala dinas yang dinilai kurang cepat tanggap terhadap kondisi dan kebutuhan daerah. Padahal, di tengah situasi efisiensi anggaran yang terjadi tahun ini, pemerintah daerah membutuhkan sosok yang sigap, tangkas, dan mampu menjalankan setiap proses dengan cepat dan tepat.
Bupati juga mengingatkan agar para pimpinan OPD tidak acuh tak acuh terhadap hal-hal kecil. Ia menekankan bahwa sikap mengabaikan permasalahan kecil dapat berdampak besar terhadap kinerja organisasi secara keseluruhan.
“Hal kecil saja tidak diperhatikan, apalagi hal besar. Ini yang harus kita ubah,” ujarnya.
Selain itu, Bupati menghimbau seluruh kepala OPD agar dapat memfungsikan seluruh staf yang ada di masing-masing OPD, sehingga beban kerja tidak hanya bertumpu pada segelintir orang, melainkan dikerjakan secara kolektif dan maksimal.
Kepada seluruh ASN dan honorer, Bupati mengajak untuk melakukan perubahan pola kerja dan pola pikir. Ia menegaskan bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri, dengan meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta komitmen dalam melayani masyarakat.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat menghargai setiap pegawai yang ada. Oleh karena itu, amanah yang diberikan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Boven Digoel.
Menutup Arahnya, Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta apel apabila penyajiannya terdengar keras dan pahit. Namun, hal tersebut menurutnya perlu disampaikan demi peningkatan kinerja dan kemajuan daerah ke depan.
“Saya mohon maaf kalau kedengarannya kasar, tapi ini demi perubahan dan kebaikan kita semua,” pungkas Bupati.





