Boven Digoel, 30 Maret 2026 — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakor Tekrenbang/RDG) Tahun 2026 bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Selatan, Senin (30/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Boven Digoel ini dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati Boven Digoel, PJ Sekda, pimpinan dan jajaran Bapperida Provinsi Papua Selatan, Plt. Kepala Bapperida Kabupaten Boven Digoel, serta seluruh kepala dan sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel.

Perencanaan Pembangunan Harus Terintegrasi dan Berbasis Data
Dalam sambutannya, Bupati Boven Digoel menegaskan bahwa pelaksanaan Rakor Tekrenbang merupakan bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum strategi untuk memastikan arah kebijakan pembangunan daerah selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.
Bupati menekankan bahwa kualitas pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas dokumen perencanaan yang disusun, khususnya:
- RPJMD sebagai arah pembangunan daerah lima tahunan,
- Renstra OPD sebagai penjabaran program teknis dan kegiatan perangkat daerah, serta
- DSSD (Data Sektoral Statistik Daerah) sebagai data dasar yang akurat dalam pengambilan kebijakan.
Ketiga dokumen tersebut harus disusun secara terintegrasi, berbasis data, dan saling selaras agar menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran, efektif, serta berdampak nyata bagi masyarakat.

Penegasan Penyelesaian Dokumen Perencanaan
Bupati juga memberikan penegasan kepada seluruh pimpinan OPD agar segera menyelesaikan dokumen Renstra dan DSSD bagi perangkat daerah yang belum merampungkannya.
Ia menegaskan bahwa keterlambatan satu OPD dapat berdampak pada keseluruhan kualitas perencanaan daerah, mengingat dokumen-dokumen tersebut menjadi dasar penyusunan program, penganggaran, serta bagian dari sistem perencanaan nasional melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Selain itu, seluruh OPD diminta meningkatkan koordinasi lintas sektor, memastikan validitas data, serta memanfaatkan sistem digital dalam proses perencanaan secara optimal.

Bapperida Menekankan Perencanaan Berbasis Kinerja dan Hasil
Sementara itu, Plt. Kepala Bapperida Kabupaten Boven Digoel dalam Berbagainya menyampaikan bahwa Rakor Tekrenbang merupakan tahapan penting untuk menjamin proses perencanaan pembangunan berjalan terarah, terukur, dan terintegrasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.
Ia menegaskan bahwa perencanaan pembangunan saat ini tidak lagi bersifat administratif semata, tetapi harus berdasarkan data, kinerja, dan hasil nyata yang dirasakan masyarakat.
Beberapa poin penting yang ditekankan kepada seluruh OPD antara lain:
- Penyusunan dokumen perencanaan wajib selaras dengan visi dan misi kepala daerah serta berbasis data yang valid.
- Penyelesaian Renstra dan DSSD tanpa tertunda, karena keterlambatan akan menghambat proses perencanaan dan penganggaran daerah.
- Disiplin menginput data pada SIPD, dengan memastikan data lengkap, sinkron, dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, guna menghindari ego sektoral dalam penyusunan program prioritas pembangunan.
Bapperida Kabupaten Boven Digoel juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara ketat terhadap kemajuan penyusunan dokumen OPD serta pelaporannya kepada pimpinan daerah.
Komitmen Perkuat Kualitas Perencanaan Daerah
Melalui kegiatan Rakor Tekrenbang Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berharap seluruh perangkat daerah dapat memahami arah kebijakan pembangunan, menyusun program yang tepat sasaran, serta menyelesaikan seluruh kewajiban perencanaan secara disiplin dan tepat waktu.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Boven Digoel dengan harapan hasil rakor mampu memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah demi kemajuan Kabupaten Boven Digoel ke depan.















