Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan Digoel Terpadu (Digitalisasi Integrasi Layanan Terpadu). Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem pemerintahan berbasis digital yang mengintegrasikan berbagai layanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke dalam satu ekosistem pelayanan yang cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Digoel Terpadu hadir sebagai solusi atas kebutuhan pelayanan publik yang lebih efektif di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Selama ini, masyarakat masih harus mengakses berbagai layanan di masing-masing OPD secara terpisah. Melalui sistem ini, berbagai layanan pemerintahan akan terganggu sehingga proses administrasi menjadi lebih sederhana, efisien, dan mudah diakses.
Inovasi tersebut digagas oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Boven Digoel, Zeth Manti, S.Hut, sebagai bagian dari implementasi reformasi birokrasi dan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel.

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, menyampaikan dukungan penuh terhadap implementasi Digoel Terpadu. Menurutnya, transformasi digital merupakan kebutuhan yang harus diwujudkan agar pemerintah mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas kepada masyarakat.
«”Saya memberikan dukungan penuh terhadap implementasi Digoel Terpadu sebagai inovasi Digitalisasi Integrasi Layanan Terpadu di Kabupaten Boven Digoel. Program ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama mendukung keberhasilan program ini demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.»

Bupati menegaskan, keberhasilan implementasi Digoel Terpadu membutuhkan kolaborasi seluruh OPD dengan mengedepankan sinergi serta menghilangkan ego sektoral. Integrasi data dan layanan diyakini akan mempercepat proses pelayanan, meningkatkan efisiensi kerja aparatur, serta memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.
Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Kepala DPMPTSP, Zeth Manti, S.Hut, atas dedikasi dan gagasannya dalam menghadirkan inovasi yang dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempercepat reformasi birokrasi di Kabupaten Boven Digoel.
“Digoel Terpadu bukan sekedar sebuah aplikasi, melainkan sistem pelayanan lintas OPD yang dirancang agar masyarakat tidak lagi menghadapi proses pelayanan yang berbelit-belit. Dengan layanan integrasi, pemerintah dapat bekerja lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambah Bupati.
Ke depan, Digoel Terpadu akan terus dikembangkan dengan mengintegrasikan lebih banyak layanan publik dalam satu platform digital. Inovasi ini juga diharapkan menjadi landasan dalam mewujudkan Satu Data Daerah, sehingga seluruh perangkat daerah memiliki akses terhadap data yang valid, akurat, dan terintegrasi.
Dengan dukungan penuh Bupati Boven Digoel serta komitmen seluruh perangkat daerah, Digoel Terpadu diharapkan menjadi salah satu inovasi unggulan Kabupaten Boven Digoel dalam mempercepat transformasi pemerintahan digital serta mewujudkan pelayanan publik yang modern, inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.















