48 GURU OAP BOVEN DIGOEL LULUS PROGRAM RPL PGSD, BUPATI: YUDISIUM ADALAH AWAL PENGABDIAN

banner 120x600
TANAH MERAH — Sebanyak 48 mahasiswa Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Khusus Orang Asli Papua (OAP) resmi mengikuti yudisium dalam Sidang Terbuka Senat Universitas Musamus Merauke, Selasa, 15 September 2026.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan Universitas Musamus Merauke, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kualifikasi akademik tenaga pendidik di Kabupaten Boven Digoel.

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan.

Menurut Bupati, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan semangat para guru dalam membagi waktu antara tugas pengabdian sebagai pendidik dengan kewajiban menempuh pendidikan.

“Yudisium bukanlah garis akhir dari sebuah perjalanan, melainkan gerbang awal menuju pengabdian yang jauh lebih besar dan menantang,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa guru sekolah dasar memiliki peran penting dalam membangun fondasi sumber daya manusia. Guru tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter, moral, etika, literasi, dan numerasi anak-anak sejak usia dini.

Ia berharap para lulusan RPL PGSD dapat terus meningkatkan profesionalisme dan memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas serta merata, termasuk bagi anak-anak yang berada di wilayah kampung dan daerah terpencil.

“Kita ingin bersama-sama membangun generasi Boven Digoel yang cerdas, berkarakter, memiliki kompetensi, serta mencintai daerah dan bangsanya,” katanya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor Universitas Musamus Merauke beserta jajaran dosen dan tenaga kependidikan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boven Digoel dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut.

Ia berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan Universitas Musamus Merauke dapat terus berlanjut dan dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Boven Digoel.

Menutup sambutannya, Bupati berpesan kepada seluruh lulusan untuk menjadikan keberhasilan tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar dan mengabdi.

“Jangan pernah berhenti bermimpi, jangan pernah berhenti belajar, dan jangan pernah berhenti mengabdi. Berikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara, khususnya bagi anak-anak didik yang menjadi masa depan Kabupaten Boven Digoel,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *