ITB — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melalui Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan rencana strategi untuk menggandeng Universitas Musamus (Unmus) Merauke dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pertanian. Kolaborasi ini fokus pada peningkatan kapasitas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta membuka peluang pendidikan pelatihan lanjutan bagi pemuda-pemudi lulusan sekolah menengah di Boven Digoel. (Rabu 19/11/2025)
Bupati menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus dilaksanakan oleh SDM yang kompeten, baik dari sisi para penyuluh maupun generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan daerah.
“Kerja sama dengan Universitas Musamus ini kami pandang sebagai langkah penting untuk menyiapkan SDM pertanian yang unggul. Bukan hanya bagi PPL yang sudah bertugas, tetapi juga bagi pemuda dan pemudi Boven Digoel yang baru menyelesaikan pendidikan tingkat menengah dan ingin melanjutkan studi di bidang pertanian,” ujar Bupati saat berbincang bersama Bpk. Adrianus Dekan Fakultas Pertanian Universitas Musamus Merauke.
Wakil Bupati menambahkan melalui kolaborasi ini, pemkab berharap Unmus dapat menyelenggarakan program, pelatihan, hingga peluang beasiswa untuk mendukung peningkatan pendidikan generasi muda. Di sisi lain, peningkatan kapasitas PPL akan dilakukan melalui pelatihan teknis, penguatan metode penyuluhan, serta pendampingan oleh tenaga ahli dari universitas.
“Anak-anak muda kita harus diberikan ruang dan kesempatan untuk belajar lebih tinggi, terutama di bidang yang sangat dibutuhkan daerah seperti pertanian. Dengan SDM yang kuat, masa depan pembangunan Boven Digoel akan lebih cerah,” kata Wakil Bupati.
Kerja sama ini rencananya akan diformalkan melalui pertemuan teknis antara Pemkab Boven Digoel dan Universitas Musamus dalam waktu dekat. Pemerintah daerah optimis bahwa inisiatif ini akan mempercepat peningkatan kualitas SDM pertanian dan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dengan terjalinnya kemitraan ini, Pemkab Boven Digoel menegaskan komitmennya menjadikan sektor pertanian sebagai landasan ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.















