BUPATI BOVEN DIGOEL ANTAR DOKTER, TENAGA KESEHATAN DAN ALKES KE DISTRIK BOMAKIA

“Kami berharap kehadiran kami dapat menjadi berkah bagi masyarakat Bomakia dan sekitarnya,” ungkapnya.

banner 120x600

Dalam arahannya, Bupati Roni Omba mengatakan bahwa kehadiran tenaga kesehatan yang lengkap di Bomakia diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat dan wilayah sekitar. Ia menegaskan pentingnya menjaga fasilitas kesehatan serta memastikan kenyamanan petugas kesehatan dalam menjalankan pelayanan.

“Kalau ada miskomunikasi, mari bicarakan dengan baik tanpa kekerasan atau ancaman. Bila mereka merasa terancam, dibayar mahal pun mereka tidak akan mau kembali bertugas di sini,” tegas Bupati.

Bupati juga mengimbau kepada aparat kampung, aparat distrik, serta TNI–Polri untuk bersama-sama menjaga situasi di Distrik Bomakia agar tetap aman, nyaman, dan kondusif demi kelancaran pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Boven Digoel, Sinthia Mahuze, menegaskan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan masyarakat.

“Mari kita jaga bersama petugas kesehatan. Bila ada pelanggaran atau pelayanan yang tidak sesuai aturan, segera laporkan kepada kami. Kami tidak akan segan memberikan tindakan tegas,” ujarnya.

 

Kepala Distrik Bomakia bersama sejumlah kepala kampung menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Boven Digoel atas pemenuhan kebutuhan dokter, tenaga kesehatan lengkap, serta peralatan kesehatan yang selama ini dinantikan warga. Dengan hadirnya layanan tersebut, masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kabupaten kecuali untuk kasus yang sangat mendesak.

Dokter Nadia Wulan Sari, yang akan bertugas di Bomakia, turut menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami berharap kehadiran kami dapat menjadi berkah bagi masyarakat Bomakia dan sekitarnya,” ungkapnya.

Sebelum menutup kegiatan, Bupati Roni Omba melakukan dialog bersama masyarakat untuk mendengarkan langsung aspirasi terkait pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena beberapa usulan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat akibat adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

“Kami akan memprioritaskan kebutuhan masyarakat sesuai skala urgensi,” tutup Bupati.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dalam memastikan pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *