ITB Tanah Merah – Bupati Boven Digoel Roni Omba secara resmi membuka kegiatan Temu Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Boven Digoel pada Selasa, 2 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti pengurus dan anggota KIM dari seluruh distrik dan kampung di Boven Digoel serta menghadirkan narasumber dari berbagai bidang literasi digital, jurnalistik, dan komunikasi publik.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan kepada para tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, panitia penyelenggara, dan seluruh peserta yang hadir. Ia menegaskan bahwa di era keterbukaan informasi dan transformasi digital saat ini, peran KIM semakin mengambil strategi sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat komunikasi publik dan penyebaran informasi pembangunan.
“Kita berada di era yang menuntut pemerintah untuk cepat, tepat, dan transparan dalam memberikan layanan informasi. Di bawah peran KIM sangat penting menjadi penyampai informasi pembangunan, penampung aspirasi, serta penguatan literasi digital hingga ke tingkat kampung,” ujar Bupati.
Empat Tujuan Utama Penyelenggaraan Temu KIM 2025
Bupati menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah untuk:
1. Menguatkan kapasitas dan kompetensi anggota KIM, khususnya dalam jurnalisme kampung, videografi, pembuatan konten kreatif, dan literasi digital.
2. Membangun jejaring dan koordinasi antar KIM dari setiap distrik dan kampung di Kabupaten Boven Digoel.
3. Menyatukan pemahaman mengenai tugas dan fungsi KIM dalam mendukung keterbukaan informasi publik.
4. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan daerah.
KIM, tegas Bupati, bukan hanya sekedar wadah penyebaran informasi, tetapi juga motor penggerak perubahan yang menghubungkan pemerintah dan masyarakat serta memastikan informasi yang disebarkan adalah informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Memasuki tahun 2025, Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Boven Digoel tengah melaksanakan berbagai program strategi pembangunan. Untuk itu, kehadiran KIM di kampung dan distrik sangat diperlukan dalam memperluas edukasi publik, menyampaikan capaian pembangunan, sekaligus menangkal penyebaran hoaks yang dapat mengganggu stabilitas sosial masyarakat.
“KIM harus menjadi teladan literasi digital yang mampu menghasilkan konten yang positif, kreatif, dan bermanfaat bagi,” tegasnya.
Bupati berharap seluruh peserta memanfaatkan pelatihan dan pembekalan dalam forum ini untuk meningkatkan kapasitas diri sehingga KIM di Kabupaten Boven Digoel semakin profesional, berdaya, dan berkelanjutan.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota KIM yang secara sukarela memberikan waktu, tenaga, dan komitmen dalam mendukung komunikasi pembangunan di wilayah masing-masing.
Bupati berharap kegiatan Temu KIM tahun 2025 dapat menghasilkan rekomendasi strategi bagi pemerintah daerah dalam penguatan kelembagaan KIM ke depan, sehingga peran KIM benar-benar menjadi bagian penting dari tata kelola informasi publik di Kabupaten Boven Digoel.
Mengakhiri perayaannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan sinergi dalam membangun masyarakat yang informatif, maju, cerdas, dan produktif.
Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Bupati secara resmi membuka Temu KIM Kabupaten Boven Digoel Tahun 2025.
▪︎Info ITB Terkini Boven Terdepan dan Terpercaya▪︎















